Minggu, 18 Desember 2022

Pengukuran Komponen Elektronika

Didalam penggunaan komponen elektronika untuk membuat suatu rangkaian, proses pengukuran sangatlah penting untuk dilakukan yang bertujuan untuk memastikan kondisi komponen itu dalam kondisi baik atau tidak. Pada pengukuran komponen posisi selektor harus pada ohm meter berbeda dengan arus ataupun tegangan listrik.

Untuk melakukan proses pengukuran bisa kita lihat pada gambar dibawah ini :

a. Cara membaca kode warna resistor






b. Cara membaca resistor SMD


c. Mengukur Resistor




d. Cara membaca Capasitor ELCO


e. Cara membaca Capasitor Keramik 

f. Cara mengukur Dioda


g. Cara membaca tipe transistor


h. Cara mengukur transistor 



i. Mengukur Arus Listrik baterai



j. Mengukur tegangan listrik DC baterai



Referensi : Testing Electronics Components by Colin Mitchell





Kamis, 24 November 2022

Pengukuran Sinyal menggunakan Osciloscope


Apa itu sinyal  audio ?

Sinyal audio atau gelombang suara adalah gelombang yang dihasilkan dari sebuah benda yang bergetar pada range frekuensi audio (dapat didengar manusia). Telinga manusia dapat mendengar bunyi antara 20 Hz hingga 20 KHz (20.000Hz) sesuai batasan sinyal audio. Karena pada dasarnya sinyal audio adalah sinyal yang dapat diterima oleh telinga manusia. Angka 20 Hz sebagai frekuensi suara terendah yang dapat didengar, sedangkan 20 KHz merupakan frekuensi tertinggi yang dapat didengar.


Apa itu Osciloscope ?

Osciloscope  adalah alat ukur elektronika yang berfungsi memproyeksikan bentuk Sinyal Listrik agar dapat dilihat dan dipelajari. Osiloskop dilengkapi dengan Tabung Sinar Katode. 

Peranti pemancar elektron memproyeksikan sorotan elektron ke layar tabung sinar katode. Sorotan elektron membekas pada layar.  Suatu rangkaian khusus dalam osiloskop menyebabkan sorotan bergerak berulang-ulang dari kiri ke kanan. Pengulangan ini menyebabkan bentuk sinyal kontinyu sehingga dapat dipelajari.


Apa itu Audio Frequency Generator ?

Audio Frequency Generator adalah generator gelombang suara dan osilator frekuensi yang mudah dan sederhana digunakan. Ini memungkinkan Anda untuk menghasilkan gelombang suara dengan frekuensi mulai dari 1Hz hingga 22000Hz (hertz).


Gambar Alat :



Langkah Kerja : 

1. Siapkan peralatan yang akan digunakan (Audio generator dan Osciloscope).

2. Hubungkan Audio generator dengan Osciloscope sesuaikan dengan gambar diatas.

3. Hubungkan peralatan dengan sumber tegangan AC 220V/50-60 Hz.

4. Silakan lakukan pengukuran output Audio generator dengan oscilloscope, demgan cara melakukan setting pada Audio generator dan Osciloscope sesuai dengan kebutuhan dalam pengukuran.

5. Lakukan pencatatan hasil ukur pada tabel dibawah ini.

6. Rapihkan peralatan apabila selesai melakukan pengukuran.

Selamat mencoba !!!

Jumat, 11 November 2022

Cara membuat kabel ethernet (UTP)

  • Siapkan Alat dan bahan


  •  Kupas kabel UTP


  • Susun Warna sesuai Kebutuhan (Cross atau Straight)

  • Atur Posisi kabel sampai lurus dan sesuai warna


  • Masukan pada konektor RJ 45

  • Crimping RJ 45 dengan tang crimping


  •  Lakukan pengecekan dengan tester LAN kabel



 Selamat Mencoba !!!


Rabu, 31 Agustus 2022

 

Rangkaian Running Led Loop

 

Peralatan yang dibutuhkan :

  1. Arduino 1 Kit
  2. Kabel USB 1 Ea
  3. Resistor 220 Ohm  6 Ea
  4. Kabel Jumper Secukupnya
  5. Papan Percobaan 1 Ea

Silakan lakukan perakitan seperti gambar dibawah ini !



Gambar. Rangkaian Running Led Loop

 

Setelah melakukan perakitan rangkaian silakan lakukan sistem pemprogram pada arduino dengan program dibawah ini !

 

Source code program Arduino

int timer = 500; // The higher the number, the slower the timing.

int pins[] = { 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, }; // an array of pin numbers

int num_pins = 9; // the number of pins (i.e. the length of the array)

void setup()

{

int i;

for (i = 0; i < num_pins; i++)

pinMode(pins[i], OUTPUT); // set each pin as an output

}

void loop()

{

int i;

for (i = 0; i < num_pins; i++) { // loop through each pin...

digitalWrite(pins[i], HIGH); // turning it on,

delay(timer); // pausing,

digitalWrite(pins[i], LOW); // and turning it off.

}

for (i = num_pins - 1; i >= 0; i--)

digitalWrite(pins[i], HIGH);

delay(timer);

digitalWrite(pins[i], LOW);

}

 

Cara kerja rangkaian ini merupakan pengendalian lampu led oleh arduino, lampu led akan menyala secara bergantian.

Rangkaian Kendali Servo

Rangkaian Kendali Servo

 

 Peralatan dan rangkaian yang perlu kita siapkan adalah:

      1.       Arduino x1
      2.       Servo SG90 x1
      3.       Potensiometer x1
      4.       Project board x1
      5.       Kabel jumper secukupnya

Sambungan pin Arduino, Servo SG90, dan Potensiometer adalah :

 

Arduino

Servo SG90

Potensiometer

 

Pin 3

PWM

-

Pin A0

-

Kaki tengah

VCC

VCC

Kaki kanan

GND

GND

Kaki kiri



Gambar . Rangkaian kendali servo dengan potensiometer

 

Source Code Program pada Arduino :

/*

* Program Kendali Servo dengan Potensiometer

*/

// include library servo

#include <Servo.h>

// pwm servo di pin 3

// output potensi di pin A0

const byte PIN_SERVO = 3;

const byte PIN_POTENSIO = A0;

// objeck untuk class servo

Servo myservo;

// sudut servo dan sudut maksimum

int posisi = 0;

int SERVO_MAX = 180;

void setup() {

// siapkan servo

myservo.attach(PIN_SERVO);

}

void loop() {

// posisikan servo sesuai data potensio

int data = analogRead(PIN_POTENSIO);

// normalisasi data potensio sesuai sudut servo

posisi = map( data, 0, 1024, 0, 180 );

// kontrol servo

myservo.write(posisi);

}

 

Cara kerja program ini kita bisa mengatur sudut servo menggunakan potensiometer dari range 0-180 derajat.


Jumat, 12 Agustus 2022

Instalasi Antena Parabola

Dalam melakukan kegiatan Instalasi Antena Parabola ini kita harus mempersiapkan peralatan diantaranya : 

Alat dan Bahan : Dish Antena, Kabel RG6, Konektor, LNB, Decoder (Receiver), dan Kabel RCA.

Peralatan Perkakas : Kunci Pas 1 Set berbagai ukuran, Obeng.

Peralatan Ukur : Angle Level.

Peralatan Pendukung : Tiang parabola (Kingpost) dan Televisi.

Dalam melakukan instalasi antena parabola ini kita harus juga mengetahui dasar-dasar teori pointing antena, maka langkah - langkahnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini !



Beberapa hal yang mendasar dalam instalasi antena parabola ini kita harus memperhatikan keselamatan serta ketelitian dalam melakukanya. Informasi terkait posisi satelit berdasarkan latitude satelit bisa kita gunakan dalam melakukan pointing antena.


 

Kamis, 11 Agustus 2022

Splicing Fiber Optik

Didalam melakukan kegiatan Splicing ini ada beberapa peralatan yang harus dipersiapkan diantaranya : 

  • Peralatan Utama : Splicer, Stright holder, Tube stripper,Fiber Stripper, Fiber Cleaver, Cleave Holder, dan Sheat cutter.
  • Peralatan Pendukung: Obeng, Kunci Khusus ODP.
  • Alat dan Bahan Pendukung : Kabel Optik, Universal  Clousure ODP, Tissu dan Alkohol.

Dalam melakukan kegiatanya splicing bisa diperhatikan seperti gambar dibawah ini !



Dalam melakukan tahapan penyambungan ini kita harus memperhatikan keselamatan serta ketelitian dalam pengupasan kabel, pemotongan serta pembersihan bagian core kabel karena akan mempengaruhi pada proses splicing.