| Komponen | Uraian |
|---|---|
| Nama Penyusun | Asep Sopandi, S.T., Gr. |
| Satuan Pendidikan | SMK Angkasa 1 Margahayu |
| Mata Pelajaran | Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan |
| Fase / Kelas / Semester | Fase F / XI / Ganjil |
| Kode & Judul TP | [11.F5.015] Mengelola manajemen user, grup, dan hak akses file (Sharing). |
| Elemen CP | Administrasi Sistem Jaringan |
| Alokasi Waktu | 63 JP (7 Pertemuan × 9 JP) |
| Model / Moda | Project Based Learning (PjBL) / Luring (Tatap Muka) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
Kesiapan Peserta Didik
Peserta didik telah memahami perintah dasar Linux berbasis CLI, instalasi sistem operasi server, dan konsep IP Address jaringan lokal. Mereka memiliki minat eksplorasi sistem, namun memerlukan struktur kerja untuk menerapkan keamanan file secara tepat.
Karakteristik Materi
Materi bersifat faktual dan prosedural. Pembelajaran berfokus pada integritas data, keamanan akses, kolaborasi departemen, serta praktik administrasi file server yang relevan dengan pekerjaan System Administrator.
| Kompetensi Prasyarat | Cara Mengecek |
|---|---|
| Navigasi direktori dan perintah dasar Linux CLI. | Tes singkat membuat folder, menyalin file, dan berpindah direktori melalui terminal. |
| Pemahaman struktur hak akses Read, Write, Execute. | Tanya jawab makna notasi angka permission, misalnya 755 dan 770. |
| Konfigurasi IP Address statis pada server. | Demonstrasi konfigurasi interface jaringan pada mesin virtual. |
Bernalar Kritis
Menganalisis kebutuhan hak akses berbeda untuk setiap departemen dalam simulasi perusahaan.
Gotong Royong
Berkolaborasi dalam tim proyek untuk membangun file sharing antar departemen.
Mandiri
Menelusuri penyebab dan solusi ketika menemukan masalah permission denied.
Konsep Inti Manajemen Akses
- User: akun identitas individual untuk autentikasi dan pengelolaan aktivitas pada Linux.
- Group: kumpulan user yang memudahkan penerapan kebijakan akses berdasarkan peran kerja.
- Root dan sudo: root memiliki otoritas penuh; sudo memberi hak administratif secara terkontrol.
- Ownership: setiap file memiliki pemilik user dan group yang memengaruhi aksesnya.
- Permission rwx: read untuk membaca, write untuk mengubah, execute untuk menjalankan atau memasuki direktori.
- chmod: mengubah mode permission menggunakan notasi simbolik atau angka.
- chown dan chgrp: mengubah kepemilikan user atau group pada file serta direktori.
- Samba: layanan file sharing yang memungkinkan Linux berbagi folder dengan client Windows maupun Linux.
Identitas Akun
Membuat, memodifikasi, menghapus, dan mengamankan akun menggunakan useradd, passwd, usermod, serta userdel.
Kolaborasi Peran
Mengelompokkan user berdasarkan departemen agar pengelolaan akses tidak dilakukan satu per satu.
Hak Akses rwx
Menerapkan prinsip least privilege melalui chmod, ownership, serta skema akses file yang terukur.
File Sharing
Membuat shared folder, menetapkan valid users, write list, serta menguji akses dari client.
- Siapkan Debian atau Ubuntu Server pada VirtualBox/VMware serta client pengujian dalam jaringan LAN yang sama.
- Konfigurasikan IP statis server dan pastikan client dapat melakukan ping ke server.
- Instal paket Samba, buat group
admin,sales, danguest. - Buat akun user sesuai departemen, masukkan user ke group yang tepat, lalu buat password Linux dan Samba.
- Buat folder
/srv/share/admin,/srv/share/sales, dan/srv/share/public. - Atur ownership dengan
chownatauchgrp, lalu tetapkan permission menggunakanchmod. - Konfigurasikan share pada
/etc/samba/smb.conf, validasi konfigurasi dengantestparm, lalu restart Samba. - Uji login, baca, tulis, dan penolakan akses dari client Windows/Linux. Dokumentasikan setiap hasil dan error log.
Contoh Perintah Linux dan Samba
sudo apt update
sudo apt install samba -y
sudo groupadd sales
sudo useradd -m -G sales budi
sudo passwd budi
sudo smbpasswd -a budi
sudo mkdir -p /srv/share/sales
sudo chown root:sales /srv/share/sales
sudo chmod 2770 /srv/share/sales
sudo nano /etc/samba/smb.conf
sudo testparm
sudo systemctl restart smbd
sudo systemctl status smbd
ls -ld /srv/share/sales
Gunakan nama user, group, path folder, alamat IP, dan kebijakan akses sesuai rancangan kelompok serta kondisi laboratorium.
- Bagaimana jika magang menghapus laporan keuangan tahunan?
Hak tulis harus dibatasi berdasarkan tugas. Folder keuangan hanya dapat ditulis oleh user atau group Finance yang berwenang; backup dan audit log membantu pemulihan data. - Mengapa akun root tidak boleh digunakan sehari-hari?
Root dapat mengubah seluruh sistem. Kesalahan kecil atau malware yang berjalan sebagai root dapat menyebabkan kerusakan besar. Gunakan user biasa dan sudo hanya saat diperlukan. - Mengapa muncul pesan Access Denied?
Server memeriksa identitas user, keanggotaan group, permission Linux, ownership folder, dan aturan Samba. Jika salah satu lapisan tidak mengizinkan akses, client akan ditolak.
| Pertemuan | Sintak PjBL & Deep Learning | Aktivitas Guru | Aktivitas Peserta Didik |
|---|---|---|---|
| 1 | Pertanyaan Mendasar Meaningful & Understanding |
Menampilkan kasus PT Maju Digital yang membutuhkan folder terpisah untuk Admin, Sales, dan Guest. | Mengidentifikasi risiko kebocoran data serta merumuskan kebutuhan user, group, dan folder. |
| 1–2 | Desain Perencanaan Proyek Mindful & Applying |
Membimbing pembentukan tim tiga orang dan penyusunan proposal teknis. | Membuat topologi, daftar user, struktur group, matriks akses, serta pembagian peran Project Manager, SysAdmin, dan Tester. |
| 2 | Menyusun Jadwal Mindful & Reflecting |
Memfasilitasi pembuatan timeline proyek selama 63 JP. | Menyusun Gantt Chart sederhana dan target konfigurasi setiap sesi. |
| 3–5 | Memonitor Proyek Meaningful, Joyful & Applying |
Melakukan coaching saat praktik CLI, permission, ownership, dan Samba. | Mengeksekusi useradd, groupadd, chmod, chown, konfigurasi smb.conf, pengujian, serta pencatatan error log. |
| 6 | Menguji Hasil Joyful & Reflecting |
Berperan sebagai client penguji menggunakan berbagai akun. | Mendemonstrasikan akses folder sesuai matriks dan menganalisis hasil yang tidak sesuai. |
| 7 | Evaluasi Pengalaman Meaningful & Reflecting |
Memandu presentasi akhir, umpan balik, dan refleksi. | Mempresentasikan produk, portofolio, kendala, solusi, dan rencana peningkatan. |
Mindful Learning
Teliti membaca sintaks, memahami dampak permission, dan memeriksa hasil konfigurasi sebelum mengubah sistem.
Meaningful Learning
Menghubungkan struktur akses server dengan pengamanan data perusahaan, sekolah, dan organisasi nyata.
Joyful Learning
Belajar melalui simulasi peran, tantangan troubleshooting, demonstrasi client, dan apresiasi hasil tim.
Asesmen Diagnostik
Tujuan: memetakan pemahaman awal tentang user Linux, group, permission rwx, ownership, IP server, dan file sharing.
- Apa perintah Linux untuk melihat daftar file beserta atribut hak aksesnya?
- Jika file memiliki permission 755, apakah others dapat mengubah isi file? Jelaskan.
- Jelaskan perbedaan utama akun root dan user biasa.
- Sebutkan aplikasi atau protokol yang dapat digunakan untuk berbagi file Linux dan Windows.
- Mengapa group lebih efisien daripada mengatur hak akses user satu per satu?
Tindak lanjut: skor di bawah 60% mendapatkan penguatan dasar CLI dan simulasi permission menggunakan kartu rwx.
Asesmen Formatif Proses
- Analisis output
drwxr-x---: apa yang terjadi jika user di luar group mencoba masuk? - Tunjukkan perintah untuk menjadikan folder Data_Keuangan milik group Finance.
- Service Samba aktif, namun folder tidak muncul di Network. Jelaskan urutan troubleshooting.
- Bedakan fungsi opsi
valid usersdanwrite listpada Samba. - Analisis alasan permission 777 tidak sesuai standar keamanan industri.
| Komponen Sumatif | Deskripsi Tugas | Bobot | Acuan KKTP |
|---|---|---|---|
| Produk Server | Konfigurasi server file yang berfungsi sesuai matriks akses Admin, Sales, dan Guest. | 50% | Berfungsi dan aman. |
| Laporan Proyek | Dokumentasi langkah kerja, screenshot, pengujian, analisis kendala, dan solusi. | 30% | Lengkap dan sistematis. |
| Presentasi | Penjelasan logika sistem serta demonstrasi akses dari client. | 20% | Komunikatif dan jelas. |
| Aspek | 1 Perlu Bimbingan | 2 Mulai Berkembang | 3 Sesuai Harapan | 4 Sangat Berkembang |
|---|---|---|---|---|
| Kinerja Praktik CLI | Sering salah perintah dan belum memahami logika. | Dapat menjalankan perintah dengan panduan terus-menerus. | Lancar menjalankan perintah secara mandiri. | Lancar, mandiri, dan mampu menjadi tutor sebaya. |
| Bernalar Kritis | Menyalin konfigurasi tanpa memahami fungsi. | Memahami dasar tetapi kesulitan menganalisis error. | Mampu menganalisis dan memperbaiki error log. | Mengusulkan solusi alternatif yang efisien dan aman. |
| Dokumentasi | Tidak ada bukti kerja. | Catatan belum lengkap. | Logbook dan bukti uji cukup lengkap. | Dokumentasi sistematis dengan rekomendasi pencegahan. |
Remedial
Pendampingan ulang step-by-step user, group, ownership, chmod dasar, dan pengujian folder lokal.
Reguler
Menyelesaikan implementasi server file Samba sesuai matriks akses proyek.
Pengayaan
Menerapkan disk quota, ACL, enkripsi file, atau integrasi autentikasi terpusat sesuai kesiapan peserta didik.
Nama Kelompok: ....................................................................................................
Anggota / Peran: ..........................................................................................................
Pertanyaan LKPD
- Susun daftar user dan group berdasarkan kebutuhan Admin, Sales, dan Guest.
- Buat matriks akses untuk folder Admin, Sales, dan Public.
- Jelaskan alasan folder Admin tidak boleh dapat diakses group Sales.
- Tentukan ownership dan permission numerik yang sesuai untuk folder Sales.
- Analisis pengaruh setgid pada direktori kerja kolaboratif.
- Jelaskan fungsi
valid usersdanwrite listdalam skenario proyek. - Susun langkah troubleshooting jika client dapat ping server tetapi gagal membuka share Samba.
- Jelaskan mengapa user Sales menerima permission denied ketika mencoba menulis folder Admin.
Langkah Kerja
- Instal Linux Server dan Samba pada mesin virtual.
- Konfigurasikan IP statis server serta uji konektivitas.
- Buat user dan group menggunakan
groupadd,useradd, danusermod. - Buat struktur folder menggunakan
mkdir. - Atur ownership dan permission dengan
chown,chgrp, danchmod. - Konfigurasikan share pada
/etc/samba/smb.conf. - Validasi dengan
testparm, restart service, dan uji melalui client. - Dokumentasikan hasil, error, solusi, dan refleksi kelompok.
| Skenario Uji | Hasil Diharapkan | Hasil Aktual | Analisis / Tindak Lanjut |
|---|---|---|---|
| Admin login ke folder Admin | Dapat membaca dan menulis. | ||
| Sales login ke folder Sales | Dapat membaca dan menulis. | ||
| Sales mencoba masuk folder Admin | Ditolak / permission denied. | ||
| Guest membuka folder Public | Hanya dapat membaca. | ||
| Guest mencoba mengubah file Public | Ditolak karena tidak memiliki hak tulis. |
| No. | Indikator Soal | Level HOTS | Taksonomi SOLO | Kunci |
|---|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar